Perkembangan industri perbankan yang sangat pesat pada umumnya disertai dengan semakin kompleksnya kegiatan usaha Bank yang mengakibatkan peningkatan eksposur risiko Bank. Good Corporate Governance (GCG) pada industri perbankan menjadi lebih penting untuk saat ini dan di masa yang akan datang, mengingat risiko dan tantangan yang dihadapi oleh industri perbankan akan semakin meningkat.
Dalam rangka meningkatkan kinerja Bank, melindungi kepentingan Stakeholders dan meningkatkan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan serta nilai etika (code of conduct) yang berlaku secara umum dalam industri perbankan, Bank wajib melaksanakan kegiatan usahanya dengan ...
kami telah menyediakan solusi layanan yaitu Pick Up Service. Pick-up Service adalah jasa yang diberikan Bank HARTA MANDIRI kepada Nasabah berupa layanan pengambilan/penjemputan uang tunai dari lokasi Nasabah untuk disetorkan dan dibuku pada rekening Nasabah di Bank HARTA MANDIRI.
Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi kami di :
email : This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
Telp/hp : (0761) 856756 / 0852 9796 9899
WA : 0822 4636 5656
KABAR GEMBIRA!! Bank Perkreditan Rakyat Harta Mandiri kembali memberi kesempatan buat anda pemuda dan pemudi kab. Siak yang sedang membutuhkan pekerjaan atau ingin mencari tantangan baru karena jenuh di tempat kerjanya sekarang?
PT. BPR HARTA MANDIRI membuka lowongan kerja pada posisi Collection (coll).
Calon yang diminati :
klik readmore untuk informasi lebih lengkap
Buat anda pemuda dan pemudi kab. Siak ada Kabar gembira bagi
anda yang sedang membutuhkan pekerjaan atau ingin mencari tantangan baru karena jenuh di tempat kerjanya sekarang?
PT. BPR HARTA MANDIRI membuka lowongan kerja pada posisi Account Officer Lending.
Calon yang diminati :
klik readmore untuk informasi lebih lengkap
Sepanjang tahun ini, Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) telah menutup atau melikuidasi 6 bank, khususnya bank perkreditan rakyat (BPR). Sedangkan sejak 2005 lalu, tercatat sebanyak 81 bank telah dilikudasi oleh lembaga tersebut, termasuk 1 bank umum. Kepala Eksekutif LPS Fuazi Ichsan mengatakan, likuidasi khususnya terhadap BPR memang sulit untuk dihindari. Terlebih saat ini jumlah bank tersebut mencapai 1.800 BPR.